Ini Daftar Negara Paling Berbahaya Dikunjungi pada 2021

Ahmad Islamy Jamil
Peta ini menunjukkan negara-negara dengan dampak ancaman Covid paling tinggi (warna merah muda dan ungu) hingga paling rendah (warna putih). (Foto: Travel Risk Map)

JAKARTA, iNews.id – Peta interaktif yang baru dirilis menunjukkan destinasi atau negara-negara yang paling berbahaya untuk dikunjungi pada 2021. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peta yang disusun International SOS itu memuat kategori negara paling berbahaya berdasarkan risiko keamanan dan risiko kesehatan secara umum.

Akan tetapi, untuk tahun depan, ada satu kategori lagi yang ditambahkan yaitu ancaman Covid-19. Dengan begitu, kini ada tiga kategori yang dipakai untuk mengukur berbahaya atau tidaknya suatu negara untuk dikunjungi.

International SOS adalah firma layanan kesehatan dan keamanan yang menghitung hampir dua pertiga dari perusahaan-perusahaan yang masuk dafatar Fortune Global 500 sebagai kliennya. Firma itu juga menerima sekitar 5 juta permintaan jasa layanan setiap tahun.

Travel Risk Map (Peta Risiko Perjalanan) yang diterbitkan International SOS setiap tahun telah dirilis hari ini. Dalam menyusun peta tersebut, firma itu membuat kategori ancaman Covid-19 dengan melihat cara suatu negara membatasi kegiatan bisnis karena pandemi—alih-alih mengukur jumlah kematian, tingkat kematian berlebih, ataupun jumlah kasus infeksi di negara itu.

Untuk kategori ancaman keamanan, firma tersebut memberi peringkat negara-negara terutama berdasarkan pada kombinasi kekerasan politik, kerusuhan sosial, dan kejahatan dengan kekerasan maupun kejahatan kecil.

Sementara, risiko medis dikategorikan berdasarkan kesiapan sistem layanan kesehatan negara untuk menghadapi berbagai ancaman penyakit, terutama Covid-19. 

Peta itu menggambarkan, negara seperti Libya, Suriah, Irak, dan Republik Afrika Tengah masuk  dalam daftar tempat paling berbahaya untuk dikunjungi tahun depan. Peta tersebut juga mengklasifikasikan negara-negara yang memiliki tingkat risiko keamanan tertinggi atau ekstrem di antaranya ditemukan di Afrika dan Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Internasional
9 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

Internasional
10 hari lalu

Israel Ingin Obrak-abrik Afrika dengan Mengakui Kemerdekaan Somaliland?

Internasional
11 hari lalu

Profil Presiden Somaliland Abdirahman yang Teken Deklarasi Negara Merdeka Bersama Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal