Ini Penyebab Bubarnya Pemerintah Belanda, Ada Peran Politikus Anti-Islam Geert Wilders

Anton Suhartono
Geert Wilders membawa partainya PVV mundur dari koalisi pemerintah Belanda (Foto: AP)

AMSTERDAM, iNews.id - Pemerintah Belanda bubar setelah Partai Kebebasan (PVV) pimpinan Geert Wilders yang juga sosok anti-Islam dan anti-imigran menarik diri dari koalisi. Keputusannya itu juga memicu pengunduran diri kabinet Perdana Menteri Dick Schoof pada Selasa (3/6/2025). 

Konflik internal terkait kebijakan imigrasi menjadi penyebab utama perpecahan dalam pemerintahan yang baru terbentuk setahun terakhir itu.

Perdana Menteri Schoof mengumumkan pengunduran diri kabinetnya setelah PVV secara resmi meninggalkan koalisi.

"Dengan keluarnya Partai Kebebasan, tidak ada cukup dukungan di DPR (majelis rendah parlemen) bagi pemerintahan ini," kata Schoof dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters.

Perselisihan bermula dari ketidakpuasan PVV terhadap mitra koalisinya, Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD), Partai Kontrak Sosial Baru (NSC), dan Partai Gerakan Petani-Warga (BBB), yang menolak mendukung kebijakan pengetatan imigrasi yang diajukan Wilders.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang Ditangkap, Aksi Terekam CCTV

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Tolak Bebaskan Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Alasan Ruben Onsu dan Betrand Peto Akan Pindah ke Belanda Akhirnya Terungkap!

57 tahun lalu

Kaget! Ruben Onsu dan Betrand Peto Bakal Pindah ke Belanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal