Ini Penyebab Bubarnya Pemerintah Belanda, Ada Peran Politikus Anti-Islam Geert Wilders

Anton Suhartono
Geert Wilders membawa partainya PVV mundur dari koalisi pemerintah Belanda (Foto: AP)

AMSTERDAM, iNews.id - Pemerintah Belanda bubar setelah Partai Kebebasan (PVV) pimpinan Geert Wilders yang juga sosok anti-Islam dan anti-imigran menarik diri dari koalisi. Keputusannya itu juga memicu pengunduran diri kabinet Perdana Menteri Dick Schoof pada Selasa (3/6/2025). 

Konflik internal terkait kebijakan imigrasi menjadi penyebab utama perpecahan dalam pemerintahan yang baru terbentuk setahun terakhir itu.

Perdana Menteri Schoof mengumumkan pengunduran diri kabinetnya setelah PVV secara resmi meninggalkan koalisi.

"Dengan keluarnya Partai Kebebasan, tidak ada cukup dukungan di DPR (majelis rendah parlemen) bagi pemerintahan ini," kata Schoof dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters.

Perselisihan bermula dari ketidakpuasan PVV terhadap mitra koalisinya, Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD), Partai Kontrak Sosial Baru (NSC), dan Partai Gerakan Petani-Warga (BBB), yang menolak mendukung kebijakan pengetatan imigrasi yang diajukan Wilders.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Italia Larang Penggunaan Cadar bagi Muslimah di Sekolah, Batasi Pelajar Asing

1 bulan lalu

Momen Dubes Belanda Asyik Ikut Lomba 17 Agustusan di Duren Sawit Jaktim

1 bulan lalu

Dubes Belanda Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan: Indonesia Punya Masa Depan Gemilang

2 bulan lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal