Ini Rahasia Para Pejabat Hamas Lolos dari Serangan Brutal Israel di Qatar

Anton Suhartono
Israel melancarkan serangan udara ke Doha, Qatar, Selasa (9/9) (Foto: UGC via AP)

Serangan Guncang Negosiasi

Hamad menegaskan, serangan Israel di Doha semakin memperlihatkan bahwa Amerika Serikat tidak layak dipercaya sebagai mediator perdamaian. Baginya, gencatan senjata yang ditawarkan AS hanyalah manuver politik yang tidak berpihak pada Palestina.

“Soal gencatan senjata, kami punya pengalaman pahit. Amerika tidak memiliki kredibilitas sebagai mediator yang jujur. Terlebih setelah serangan ke Doha,” katanya.

Terkait ancaman Trump terhadap Hamas, Hamad menegaskan pihaknya tak gentar. Ia menolak tuduhan soal penyanderaan brutal terhadap tawanan Israel.

“Dia (Trump) tidak membuat kami takut. Tawanan diperlakukan sesuai nilai-nilai Islam. Justru Israel yang membuat mereka dalam situasi berbahaya lewat serangan-serangan brutalnya,” tegas Hamad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Pesawat-Pesawat Militer AS Terus Berdatangan ke Israel, Sinyal Serangan ke Iran Segera Dimulai?

Internasional
8 jam lalu

Penasihat Trump Ingin Israel Serang Iran Lebih Dulu, Kenapa?

Internasional
11 jam lalu

Intelijen Israel Ungkap AS Hanya Mampu Perang Lawan Iran Maksimal Seminggu

Internasional
1 hari lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Internasional
1 hari lalu

100 Kapal Armada Freedom Flotilla Berlayar Lagi ke Gaza pada 12 April

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal