Inikah Alasan Mengapa Iran Menyerang UEA Membabi-buta?

Anton Suhartono
Serangan keras Iran terhadap UEA diduga dipicu tuduhan pangkalan militer Amerika Serikat di negara Teluk tersebut digunakan untuk menyerang sekolah (Foto: Politico)

Pemerintah Iran mengungkap sekitar 30 persen korban tewas akibat serangan gabungan AS dan Israel merupakan anak-anak. Berdasarkan data Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran, hingga Jumat (6/3/2026) atau 7 hari sejak perang pecah, serangan gabungan tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang.

“Sayangnya, hingga saat ini, hampir 30 persen dari korban tewas adalah anak-anak,” kata juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani.

Dia menambahkan, sekitar 3.090 bangunan tempat tinggal, 528 toko, serta 13 fasilitas medis ikut hancur akibat serangan tersebut. Di antara fasilitas yang terdampak terdapat sembilan fasilitas milik Bulan Sabit Merah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
2 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Serangan Besar-besaran ke Iran Tak Akan Beri Efek Perubahan Rezim

Internasional
2 jam lalu

AS Akan Intervensi Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru, Tak Ingin Rezim Berulang

Internasional
3 jam lalu

Iran Klaim Tangkap Beberapa Tentara AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal