Intelijen Iran Rekrut Warga Israel untuk Bunuh PM Benjamin Netanyahu

Anton Suhartono
Polisi Israel menangkap seorang warganya yang disebut direkrut Iran untuk membunuh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AP)

Maman pertama kali datang ke Iran Mei 2024 untuk bertemu Eddie. Dia juga bertemu seseorang bernama Hajjah, seorang agen intelijen Iran.

Dari situlah rencana untuk membunuh para pejabat Israel dibuat, termasuk mentransfer uang dan senjata, mengambil foto tempat-tempat umum di Israel.

Kunjungan kedua ke Iran berlangsung pada Agustus. Dia diselundpkan masuk Iran menggunakan truk.

Saat itu Maman bertemu dengan agen intelijen Iran lainnya dan diminta untuk melakukan merencanakan pembunuhan. Aksi itu disiapkan sebagai balas dendam atas pembunuhan Haniyeh.

Selain itu Maman mendapat tugas merekrut anggota badan mata-mata Israel Mossad untuk menjadi agen ganda.

Masih dalam pernyataan diugkap, Maman meminta uang muka 1 juta dolar AS kepada agen yang menyuruhnya. Namun saat itu dia hanya dibayar 5.000 euro sebagai upah atas perjalanannya ke Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
2 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
2 hari lalu

Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal