Investigasi Bocorkan Strategi Israel Putar Balikkan Fakta Kelaparan Gaza

Anton Suhartono
Hasil investigasi Eurovision News dan Komite Pengecualian Israel mengungkap strategi masif pemerintah Zionis dalam membantah laporan kelaparan di Gaza (Foto: AP)

Tidak berhenti di sana, iklan-iklan berbayar juga digunakan untuk menyerang para pengkritik Israel. Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dilabeli sebagai “kedok Hamas”, sementara Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk Palestina, dituduh antisemit dalam kampanye digital di Eropa.

Data dari Pusat Transparansi Iklan Google menyebut Lapam, biro iklan pemerintah Israel, telah mensponsori lebih dari 4.000 iklan sejak awal 2025, dengan setengahnya ditujukan ke audiens internasional. Video iklan berbahasa multibahasa yang diluncurkan Agustus lalu bahkan mencapai lebih dari 30 juta tayangan di YouTube, angka yang sebagian besar diperoleh dari promosi berbayar.

Temuan ini menegaskan bahwa perang di Gaza kini meluas ke ranah digital. Israel tidak hanya mengandalkan operasi militer di lapangan, tetapi juga perang narasi global untuk menutupi tuduhan pelanggaran kemanusiaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

3 hari lalu

Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal