Irak Bakal Beli Radar Thales dari Prancis, Perkuat Keamanan Wilayah Udara

Ahmad Islamy Jamil
Radar ground controlled interception (GCI) buatan Thales International SAS, perusahaan asal Prancis. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prancis, Sebastien Lecornu mengatakan, tiga tentara Prancis tewas di Irak dalam operasi kontrateroris selama beberapa minggu terakhir. Dua di antaranya tewas pada awal bulan ini. Sementara tentara ketiga kehilangan nyawanya pada 20 Agustus lalu.

Tentara Prancis sudah berada di Irak sejak 2014. Kehadiran mereka di negeri itu sebagai bagian dari koalisi internasional melawan kelompok teroris ISIS. Sekitar 600 personel militer dari Prancis kini aktif di Irak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
4 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Nasional
12 hari lalu

WNI Gabung Tentara Asing, Yusril Ungkap Kewarganegaraan Tak Otomatis Hilang

Internasional
13 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal