Irak Khawatir Perang Meluas jika Gencatan Senjata di Gaza Tidak Permanen

Muhammad Fida Ul Haq
Irak melihat risiko konflik regional jika gencatan senjata saat ini di Gaza tidak permanen. (Foto: Reuters)

BAGHDAD, iNews.id - Irak melihat risiko konflik regional jika gencatan senjata saat ini di Gaza tidak permanen. Serangan Israel sudah menewaskan lebih dari 15.000 warga Gaza.

Saat ini, konflik sudah melabar ke Lebanon. Kelompok syiah Hizbullah terus menggempur perbatasan Israel.

Serangan juga menargetkan tentara Amerika Serikat. Beberapa faksi bersenjata Irak bertanggung jawab atas serangan-serangan terbaru, termasuk Kataib Sayyid Al-Shuhada dan Kataeb Hizbullah.

Kelompok bersenjata itu akan mematuhi gencatan senjata di Gaza tetapi mengindikasikan bahwa mereka akan melanjutkan serangan jika gencatan senjata berakhir.

Melansir dari Arab News, Selasa (28/11/2023), kelompok bersenjata di Irak tetap berusaha untuk mengusir pasukan AS dari Irak. Ada sekitar 2.500 tentara AS dalam misi yang dikatakan AS bertujuan untuk memberi nasihat dan membantu pasukan Irak melawan sisa-sisa ISIS.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
19 jam lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Internasional
24 jam lalu

Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal