Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada warga agar segera berlindung dan tidak meninggalkan lokasi aman sampai ancaman dinyatakan berakhir. Namun, tak lama kemudian peringatan tersebut dicabut.
Meski demikian, Badan Pertahanan Sipil Saudi tidak memberikan penjelasan rinci mengenai sumber ancaman yang memicu aktivasi peringatan tersebut. Langkah itu dilakukan beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap Israel yang kemudian memicu serangan balasan.
Ketegangan kawasan juga meningkat setelah kelompok Houthi di Yaman ikut meluncurkan serangan ke Israel. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran konflik akan meluas dan menyeret lebih banyak negara di Timur Tengah.
Arab Saudi sejauh ini belum memberikan keterangan resmi terkait laporan ledakan di Al Kharj maupun kemungkinan kaitannya dengan perkembangan konflik Iran-Israel.