Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Anton Suhartono
Iran membantah keras tuduhan berupaya untuk membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah keras upaya untuk membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan itu disampaikan mengomentari klaim Trump pada awal Maret bahwa Iran merencanakan pembunuhan terhadap dirinya.

Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan klaim Trump tersebut palsu untuk melegitimasi serangan terhadap negaranya.

"Republik Islam Iran tidak pernah mencoba membunuh presiden AS maupun menuntut hukuman di pengadilan internasional," kata Jalali, kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, dikutip Kamis (12/3/2026).

Menurut dia, badan intelijen AS juga tidak mengonfirmasi klaim Trump sehingga menjadi alasan klaim tersebut dibuat-buat.

"Trump berusaha meningkatkan popularitas dengan membuat pernyataan seperti itu selama kampanye pemilihan umum," ujarnya.

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan, para pemimpin Iran dua kali mencoba membunuhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Diplomasi Selat Malaka: Memaksa Para Pihak Berkonflik Buka Selat Hormuz

Buletin
19 jam lalu

Cole Tomas Alle Pelaku Penembakan Acara Trump Ternyata Peraih Gelar Master Ilmu Komputer

Internasional
20 jam lalu

Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru

Nasional
1 hari lalu

Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Internasional
1 hari lalu

Pelaku Penembakan di Acara Trump Ingin Incar Para Pejabat AS, Motif Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal