Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Anton Suhartono
Iran membantah keras tuduhan berupaya untuk membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah keras upaya untuk membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan itu disampaikan mengomentari klaim Trump pada awal Maret bahwa Iran merencanakan pembunuhan terhadap dirinya.

Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan klaim Trump tersebut palsu untuk melegitimasi serangan terhadap negaranya.

"Republik Islam Iran tidak pernah mencoba membunuh presiden AS maupun menuntut hukuman di pengadilan internasional," kata Jalali, kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, dikutip Kamis (12/3/2026).

Menurut dia, badan intelijen AS juga tidak mengonfirmasi klaim Trump sehingga menjadi alasan klaim tersebut dibuat-buat.

"Trump berusaha meningkatkan popularitas dengan membuat pernyataan seperti itu selama kampanye pemilihan umum," ujarnya.

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan, para pemimpin Iran dua kali mencoba membunuhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal