Dia menambahkan, pemerintahannya memiliki rencana untuk mereformasi sistem moneter dan perbankan serta menjaga daya beli.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, pihaknya sedang mengatur pertemuan dengan para pemimpin kelompok demonstran.
Inti dari unjuk rasa kali ini adalah keputusasaan ekonomi. Sanksi bertubi-tubi yang dijatuhkan AS dan negara lain selama bertahun-tahun, salah urus struktural, korupsi, dan ketergantungan yang besar pada pendapatan minyak, membuat lemah ekonomi Iran.
Keruntuhan nilai tukar rial menjadi titik kritis. Bagi para pedagang dan warga Iran kelas menengah, jatuhnya rial tidak hanya mewakili kenaikan harga, tapi juga hilangnya kepercayaan terhadap kemampuan pemerintah untuk mengelola ekonomi.