Iran Ingin Lanjutkan Program Nuklir, Ini Komentar Trump

Anton Suhartono
Donald Trump yakin Iran tak akan melanjutkan pengayaan uranium setelah serangan terhadap tiga fasilitas nuklirnya (Foto: AP)

Amanat RUU tersebut melarang staf dari badan PBB itu mengunjungi Iran dengan tujuan memeriksa fasilitas nuklir.
Para pakar IAEA hanya boleh mengunjungi Iran untuk memastikan keselamatan fasilitas nuklir akibat serangan militer Amerika Serikat (AS). Itu pun harus melalui persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Iran menganggap IAEA sebagai biang kerok serangan Israel ke Iran karena laporan-laporannya mengenai tingkat pengayaan uranium yang provokatif.

"Sampai kita mendapat jaminan objektif atas perilaku profesional organisasi internasional ini," kata Qalibaf, merujuk pada batas waktu penangguhan kerja sama.

Dia menegaskan Iran tidak berniat membuat senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Kapan Prabowo Bertemu Trump Bahas Tarif Dagang RI-AS? Ini Bocoran Seskab Teddy

Nasional
8 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Nasional
9 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
1 hari lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal