Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

Anton Suhartono
Israel terus menyerang Lebanon, mengganggu proses perdamaian yang diupayakan AS (Foto: AP)

“Setiap keberhasilan militer, betapapun besar atau menentukannya, hanya menunjukkan dampak sebenarnya ketika dicatat dan dikonsolidasikan secara hukum dan politik,” kata Ghalibaf, merujuk pada pentingnya pendekatan diplomasi untuk menyelesaikan konflik Israel-Lebanon.

Dia melanjutkan, proses perdamaian tidak bisa dicapai tanpa diplomasi. Alasannya, pengorbanan nyawa dan biaya di medan perang tidak akan menghasilkan apa pun, tanpa tindak lanjut politik dan diplomatik.

“Ketika kondisi tercipta di medan perang, diplomasi harus memainkan peran untuk menyelesaikan melalui cara politik, apa yang tidak bisa sepenuhnya dicapai secara militer,” katanya.

Dia menyebut negosiasi sebagai metode lain dari perjuangan dan telah mempertahankan sikap tersebut selama bertahun-tahun.

Menurut Ghalibaf, MoU Islamabad yang baru ditandatangani antara Iran dan AS menekankan pengakhiran perang di Iran dan sekutunya, merujuk pada front atau kelompok perlawanan di Lebanon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

24 jam lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

1 hari lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

23 jam lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal