Iran Komplain ke PBB soal Drone AS Masuki Wilayah Udaranya

Nathania Riris Michico
Iran menembak jatuh pesawat pengintai Global RQ-4 AS RQ-4 di dekat Selat Hormuz yang strategis. (FOTO: AFP Photo / Handout)

Iran dan AS terkunci dalam ketegangan yang meningkat sejak Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir multi-partai 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi terhadap republik Islam itu.

Ketegangan melonjak pekan lalu ketika Iran menembak jatuh drone AS di atas perairan Teluk, setelah serangkaian serangan kapal tanker diserang di laut tersebut. AS menuding Iran terlibat dalam penyerangan kapal tanker itu.

Sejak saat itu, kedua negara bermusuhan itu terus saling perang kat-kata; Trump mengumumkan sanksi baru pekan ini terhadap pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

Iran mengancam untuk melanggar beberapa komitmennya di bawah kesepakatan nuklir 2015 kecuali jika mitra yang tersisa -Inggris, China, Prancis, Jerman, dan Rusia- membantunya menghindari sanksi AS, terutama untuk menjual minyaknya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Internasional
5 jam lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Internasional
5 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Internasional
7 jam lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal