Iran Lempar Ancaman Baru ke Negara-Negara Teluk: Serang Kilang Minyak dan Pembangkit Listrik

Anton Suhartono
Iran memperbarui ancaman serangan kepada negara-negara Teluk jika militer Amerika Serikat terus menyerang wilayahnya (Foto: Iranian Army)

DUBAI, iNews.id - Iran memperbarui ancaman serangan kepada negara-negara Teluk jika militer Amerika Serikat (AS) terus menyerang wilayahnya. Karena itu, Iran mendesak negara-negara tersebut untuk meyakinkan Presiden AS Donald Trump agar menghentikan serangan dan mencari solusi lewat negosiasi.

Peringatan Iran tersebut mencakup serangan terhadap fasilitas energi, ladang dan kilang minyak, pembangkit dan jaringan listrik, infrastruktur desinalisasi air, jaringan transportasi, serta aset-aset strategis negara-negara Teluk.

Seorang sumber pejabat senior Iran mengatakan, ancaman itu disampaikan langsung kepada para pejabat negara Teluk selama kontak diplomatik tingkat tinggi. Ancaman disampaikan setelah Trump mengancam akan menyerang jaringan dan infrastruktur energi Iran pada 28 Juli lalu.

Menurut sumnber pejabat, Iran ingin menciptakan gangguan ekonomi yang parah di seluruh negara Teluk jika serangan AS terus berlanjut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi berbicara dengan mitra-mitranya dari Arab Saudi, Turki, Qatar, serta kepala angkatan darat Pakistan. Dia mendesak negara-negara sekutu AS di Teluk untuk menggunakan pengaruh mereka terhadap Trump untuk mencegah serangan terbaru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Iran Klaim Hancurkan Pangkalan Militer AS di Yordania, Tempat Parkir Jet Tempur F-35 dan F-16

5 jam lalu

Iran Kutuk Serangan AS terhadap Kapal Tanker: Langgar Piagam PBB!

5 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan 2 Kapal Perang Destroyer AS

6 jam lalu

Panas! Bukan 1, AS Hancurkan 5 Kapal Tanker Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal