Sebelumnya misi Iran di PBB mengirim surat kepada Sekjen PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, PBB belum mendapat informasi khusus tentang apa yang ada di dalam kapal tersebut.
"Namun, apa yang telah kita lihat, dan yang membuat kita khawatir, adalah terus berlanjutnya penyitaan kapal oleh Republik Islam Iran dan AS di Selat Hormuz," kata Dujarric.
Pemblokaden Selat Hormuz yang terus berlanjut memberikan dampak kemanusiaan bagi Iran dan negara-negara lain di Teluk.
"Itulah mengapa kita ingin melihat Selat Hormuz dibuka kembali," tuturnya.