Iran Ogah Tunduk kepada AS: Timur Tengah Bakal Lebih Tangguh

Anton Suhartono
Ali Larijani mengatakan Timur Tengah kali ini sudah berbeda dan tak akan tunduk begitu saja dengan keinginan AS (Foto: Anadolu)

TEHERAN, iNews.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memuncak setelah serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang terjadi di tengah proses perundingan. 

Pernyataan tegas datang dari Ali Larijani, Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk kepercayaan terhadap Washington setelah insiden serangan pada 22 Juni lalu. 

Dia mengingatkan, Timur Tengah kali ini sudah berbeda dan tak akan tunduk begitu saja dengan keinginan AS.

Menuru Larijani, AS selama ini menggunakan pendekatan koersif yang hanya memberi dua opsi bagi lawan-lawannya: tunduk atau berperang. Namun, Larijani menegaskan pendekatan semacam itu tak lagi efektif di Timur Tengah saat ini.

“Timur Tengah yang baru akan menjadi Timur Tengah yang tangguh,” ucapnya, menegaskan transformasi kawasan menuju kemandirian strategis dan perlawanan terhadap dominasi asing, seperti dikutip kantor berita ISNA, Sabtu (12/7/2025).

Dia juga menegaskan tidak percaya lagi pada AS setelah serangan terhada[ fasilitas nuklir pada 22 Juni lalu.
Serangan itu dilakukan justru ketika perundingan nuklir antara kedua negara telah berjalan dan telah berlangsung lima putaran.

“Kami tidak lagi percaya kepada Amerika,” ujar Larijani.

Pernyataan Larijani mencerminkan perubahan fundamental dalam sikap Iran sekaligus cerminan dari dinamika baru di kawasan. Negara-negara Timur Tengah, menurut pengamat, mulai bergerak menjauh dari ketergantungan pada kekuatan luar dan justru menguatkan kerja sama regional sebagai perisai terhadap intervensi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
13 jam lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
15 jam lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
16 jam lalu

Presiden Iran: Kepercayaan Kami dengan AS Sudah Hancur Total

Internasional
17 jam lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal