Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menyebut perang ekonomi Iran bukan sekadar menekan Iean, tapi bentuk terorisme ekonomi yang mengancam perekonomian global (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengecam keras operasi ekonomi yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyebut kebijakan tersebut bukan sekadar upaya menekan Teheran, tapi bentuk "terorisme ekonomi" yang berpotensi mengancam perekonomian global dan kedaulatan negara-negara di seluruh dunia.

Araghchi menilai, ancaman Trump terhadap negara-negara yang tetap membuka jalur ekonomi dengan Iran dapat menjadi preseden berbahaya. Negara lain berpotensi dipaksa memilih antara mengikuti tekanan Washington atau menghadapi hukuman ekonomi jika tetap melakukan kerja sama dengan Teheran.

Dia menegaskan, perang ekonomi yang disebut Trump sebagai "Hari H Ekonomi" justru akan membawa kekalahan lebih lanjut bagi AS. Kebijakan tersebut hanya memperbesar kebencian warga Iran terhadap AS.

"Yang disebut 'Hari-H Ekonomi' adalah pengalihan perhatian dari krisis di Amerika sendiri, utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan biaya bunga yang melonjak," kata Araghchi, di media sosial X, dikutip Minggu (23/8/2026).

Dia menegaskan, menerapkan kebijakan terhadap Iran yang sebelumnya terbukti gagal hanya akan menimbulkan masalah baru bagi AS. Araghchi juga memperingatkan dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan Iran, tetapi dapat merembet ke negara-negara lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

5 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

21 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

22 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal