Iran Peringatkan Akan Buka Front Pertempuran Baru jika Diserang AS dan Israel Lagi

Anton Suhartono
Iran memperingatkan akan membuka front pertempuran baru jika AS dan Israel melancarkan serangan terbaru ke negaranya (Foto: AP)

Pada akhir pekan lalu, Trump memperingatkan Iran, waktu terus berjalan karena pembicaraan untuk mengakhiri perang terhenti.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar rapat kabinet keamanan pada Minggu dan Senin lalu untuk membahas kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran.

Pasukan AS dan Israel memulai serangan udara besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, sementara Teheran membalas dengan menembakkan drone dan rudal ke target Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Arab.

Iran juga terus mengendalikan Selat Hormuz, secara efektif menutup jalur perairan vital yang dilintasi sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Sementara itu AS juga memberlakukan blokade pelabuhan untuk menekan Iran agar mau memenuhi tuntutan damai sepihak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal