Iran Protes: Jadi Korban Serangan AS-Israel, tapi Diposisikan Agresor oleh Negara Arab

Anton Suhartono
Iran melayangkan protes keras terkait draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk serangan Teheran terhadap negara-negara Arab (Foto: AP)

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan menggelar pemungutan suara pada Rabu waktu New York untuk menentukan apakah resolusi tersebut akan diadopsi atau tidak.

Iravani mengingatkan, perlakuan seperti itu tidak hanya berpotensi menimpa Iran, tapi juga negara lain di masa depan.

“Hari ini yang adalah Iran. Besok, bisa jadi negara berdaulat lainnya,” katanya.

Dia pun menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera bertindak menghentikan perang yang menurutnya telah menimbulkan penderitaan besar bagi rakyat Iran.

Menurut Iravani, serangan militer AS dan Israel sejak 28 Februari telah menewaskan lebih dari 1.300 warga sipil Iran. Selain itu, serangan tersebut juga menghancurkan ribuan fasilitas sipil di berbagai wilayah.

Dia merinci sebanyak 9.669 lokasi sipil telah rusak atau hancur, termasuk 7.943 rumah tinggal serta 1.617 pusat komersial dan layanan publik.

“Angka-angka ini terus meningkat setiap hari seiring dengan serangan militer berkelanjutan yang dilakukan AS dan Israel terhadap kejahatan perang di berbagai kota di Iran,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

57 tahun lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal