Iran Rilis Rudal Hipersonik Melesat 15.000 Km per Jam, Diklaim Tak Bisa Dicegat Israel 

Anton Suhartono
Iran memperkenalkan rudal balistik hipersonik Fattah (Foto: The Standard)

Iran pada 2022 menyatakan telah mengembangkan rudal balistik hipersonik yang dapat bermanuver masuk dan keluar dari atmosfer.

Pengembangan rudal ini berlangsung di tengah kekhawatiran negara Barat bahwa Iran bisa memproduksi senjata nuklir. AS dan Israel menuduh Iran sedang menyiapkan senjata nuklir setelah stagnannya kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015.

JCPOA, yang juga diteken oleh Rusia, China, AS, Jerman, Prancis, dan Inggris, mengatur pengendalian program nuklir Iran. Sebagai imbalannya, Iran dikeluarkan dari sanksi internasional. Namun, AS di bawah pemerintahan Donald Trump menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018 disertai dengan menjatuhkan kembali sanksi terhadap Iran. Sebagai perlawanan, Iran juga keluar dari kesepakatan dengan meningkatkan pengayaan uranium melebihi ambang batas JCPOA.

Negara Barat khawatir rudal-rudal Iran tersebut nantinya juga bisa membawa hulu ledak nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Pengakuan Aktivis Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel, Dilecehkan hingga Dibiarkan Kedinginan

Internasional
7 jam lalu

Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Health
7 jam lalu

Beda Hantavirus Israel dengan Outbreak di Kapal Pesiar MV Hondius, Ini Bahayanya!

Internasional
7 jam lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal