Iran Sebut AS Serang Permukiman Warga Sipil Pakai Rudal Baru, Meledak di Udara

Anton Suhartono
Iran menuduh AS menggunakan senjata sangat mematikan menyerang permukiman warga sipil di hari pertama serangan pada 28 Februari lalu (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) menggunakan senjata baru untuk menyerang permukiman sipil di hari pertama serangan gabungan bersama Israel pada 28 Februari lalu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei sebelumnya menjelaskan secara rinci serangan rudal AS terhadap gedung olahraga di Kota Lamerd, Provinsi Fars, pada 28 Februari. Serangan itu menewaskan 24 orang, termasuk seorang bocah perempuan berusia 2 tahun.

Dalam posting-an di X, Baghaei mengatakan serangan itu menggunakan sistem senjata baru melibatkan rudal yang meledak di udara.

"(Melepaskan) Peluru tungsten berkecepatan tinggi menghantam area tersebut ke segala arah dengan kekuatan yang menghancurkan," kata Baghaei.

Dia menegaskan, dampak serangan tersebut bukan faktor kesalahan, melainkan sudah diperhitungkan sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

21 jam lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

21 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

23 jam lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal