Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar, Begini Respons Doha

Anton Suhartono
Iran meluncurkan serangan ke pangkalan militer AS di Qatar, Senin (23/6) malam (Foto: AP)

Iran dilaporkan telah memberi tahu AS beberapa jam sebelum serangan melalui saluran diplomatik untuk menghindari jatuhnya korban. Iran hanya mengincar fasilitas militer. 

Sementara itu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, beberapa jam sebelum serangan, menegaskan negaranya tidak akan pernah menerima diserang oleh siapa pun dan tidak akan tunduk pada agresi siapa pun. 

"Ini adalah logika bangsa Iran," kata Khamenei.

Presiden AS Donald Trump menyebut serangan Iran sebagai pembalasan yang lemah. Di sisi lain, Trump berterima kasih kepada Iran atas pemberitahuan sebelum serangan berlangsung.

"Saya ingin berterima kasih kepada Iran karena memberi kami pemberitahuan lebih awal, memungkinkan tidak ada nyawa yang hilang dan tidak ada yang terluka," kata Trump, di media sosial Truth Social. 

Dia kemudian berharap Iran bisa melanjutkan ke negosiasi perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

57 tahun lalu

Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir

57 tahun lalu

Gawat! Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal