Iran Sindir Operasi Militer AS-Israel Gagal Total, Ubah Nama Jadi 'Fury Mistake'

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menyebut serangan gabungan AS-Israel sebagai kegagalan strategis (Foto: AP)

Dalam pernyataannya, Araghchi juga menegaskan Iran siap menghadapi perang berkepanjangan melawan AS dan Israel jika konflik terus meningkat.

Dia bahkan menuduh Washington tengah merencanakan serangan lanjutan yang menargetkan fasilitas minyak dan nuklir Iran dengan harapan dapat meredam dampak inflasi global yang dipicu oleh konflik tersebut.

Eskalasi konflik meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang di Iran, termasuk lebih dari 190 siswi sekolah.

Di pihak lain, Amerika Serikat dilaporkan kehilangan delapan tentaranya selama konflik berlangsung. Sementara di Israel, belasan orang dilaporkan tewas dan lebih dari 2.300 lainnya mengalami luka-luka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran

4 jam lalu

Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran

7 jam lalu

Terungkap! AS Gunakan 80% Rudal Pertahanan selama Perang Lawan Iran, Para Jenderal Waswas

14 jam lalu

Diisukan Cekcok dengan Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Ini Jawaban Presiden Pezeshkian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal