Iran Tahu Bagaimana Cara Hancurkan Pangkalan Militer AS, Peringatan bagi Trump

Anton Suhartono
Ali Shamkhanimenegaskan militer Iran mengetahui secara detail cara menyerang dan melumpuhkan Pangkalan Udara (Lanud) Al Udeid, Qatar (Foto: Planet Labs)

TEHERAN, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas, terlebih Teheran mengetahui bagaimana cara menghancurkan pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah. 

Pernyataan ini menjadi peringatan langsung bagi Presiden AS Donald Trump di tengah indikasi persiapan serangan militer terhadap Iran.

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani, melontarkan peringatan keras kepada Washington. Dia menegaskan militer Iran mengetahui secara detail cara menyerang dan melumpuhkan Pangkalan Udara (Lanud) Al Udeid, Qatar, berdasarkan pengalaman serangan tahun lalu.

Menurut Shamkhani, serangan Iran pada Juni 2025 merupakan bukti nyata kemampuan Teheran dalam membalas setiap agresi militer.

“Hal itu tentu akan membantu untuk menciptakan pemahaman nyata tentang kemauan dan kemampuan Iran dalam membalas serangan apa pun,” tulis Shamkhani, di media sosial X, dikutip dari BBC, Kamis (15/1/2026).

Sebelumnya AS menarik sejumlah personel militernya dari Lanud Al Udeid. Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa serangan AS ke Iran tinggal menunggu waktu. Al Udeid merupakan pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah sekaligus markas pusat Komando Pusat AS (Centcom) untuk seluruh operasi udara di kawasan.

Pangkalan strategis tersebut bukan target asing bagi Iran. Pada Juni 2025, Al Udeid menjadi sasaran serangan balasan Iran setelah Angkatan Udara AS menggempur tiga fasilitas nuklirnya. Meski tak menimbulkan korban jiwa, satu rudal balistik Iran dilaporkan berhasil menghantam area pangkalan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Bantah Hukum Gantung Demonstran: Tak Ada Rencana Sama Sekali

Internasional
4 jam lalu

Trump Dapat Kabar Baik dari Iran, Sebut Tak Ada Lagi Pembunuhan Demonstran

Internasional
5 jam lalu

Negara-Negara Eropa Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

Internasional
5 jam lalu

Menlu Iran Araghchi: Tak Ada Lagi Demonstrasi, Sudah Tenang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal