Iran Tangkap Penyiar Televisi Oposisi saat Kabur ke Luar Negeri

Umaya Khusniah
Protes nasional setelah kematian Mahsa Amini 16 September dalam tahanan polisi moral. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Iran yakin Arab Saudi berada di belakang media berita oposisi yang telah meliput gerakan protes secara luas sejak dimulai.

Sebelumnya, Iran memperingatkan Arab Saudi bahwa kesabaran Teheran bisa habis jika konflik keduanya terus berlanjut. Jika hal itu terjadi, Iran bisa menyeranng Arab Saudi dan stabilitas keamanan wilayah akan kacau.

Hal itu disampaikan Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib pada Rabu (9/11/2022) seperti dikutip dari kantor berita semi-resmi Fars.

"Hingga saat ini, Iran telah mengadopsi kesabaran strategis dengan rasionalitas yang tegas, tetapi tidak dapat menjamin bahwa itu tidak akan habis jika permusuhan berlanjut," kata Esmail Khatib.

"Jika Iran memutuskan untuk membalas dan menghukum, kerajaan akan runtuh dan negara-negara ini tidak akan mengalami stabilitas lagi," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Internasional
2 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Internasional
4 jam lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Internasional
5 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal