Sebaliknya, menurut Pezeshkian, pengawas nuklir PBB justru mendatangi Iran untuk memantau program nuklir negara tersebut.
"Mereka (Israel) membunuh, (tapi) kami yang dikenai sanksi, kami yang dihukum," ujarnya.
Pezeshkian kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan situasi di Jalur Gaza. Dia menuduh Israel membunuh puluhan ribu warga Palestina, tetapi tidak menghadapi hukuman seperti yang diterima Iran.
"Israel telah membunuh secara brutal lebih dari 70.000 orang tak berdosa di Gaza, sementara Iran, yang berada di balik meja negosiasi, dibom," katanya.