Iran Tepis Perlakukan Kapal Tanker Korsel dan 20 Kru Termasuk WNI sebagai Sandera

Anton Suhartono
Kapal tanker Korsel yang ditahan Iran (Foto: IRGC/WANA via Reuters)

SEOUL, iNews.id - Iran menepis telah memperlakukan kapal tankerKorea Selatan (Korsel) MT Hankuk Chemi serta para krunya, termasuk beberapa warga negara Indonesia (WNI) sebagai sandera. 

Bantahan ini disampaikan sehari setelah menyita kapal tanker itu di perairan Teluk Persia seraya mendesak Korsel membayar dana 7 miliar dolar AS yang dibekukan di bawah sanksi Amerika Serikat.

Penyitaan kapal MT Hankuk Chemi dan 20 kru di dekat Selat Hormuz dipandang sebagai upaya Iran untuk menegaskan tuntutannya soal sanksi AS. Para kritikus menuduh Iran menggunakan kapal asing sebagai cara untuk mendapatkan pengaruh dalam bernegosiasi.

Iran juga mendesak presiden AS terpilih Joe Biden mencabut sanksi yang dijatuhkan Presiden Donald Trump.

"Kami sudah terbiasa dengan tuduhan seperti itu. Tapi jika ada penyanderaan, itu karena pemerintah Korea Selatan menahan 7 miliar dolar yang seharusnya jadi milik kami," kata Juru Bicara Pemerintah Iran, Ali Rabiei, dikutip dari Reuters, Selasa (5/1/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

1 hari lalu

Trump Tawarkan 2 Pilihan untuk Iran: Hancur atau Jadi Negara Hebat

1 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

1 hari lalu

Utusan Trump Diam-Diam Bertemu Pejabat Iran di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal