ISIS Bertanggung Jawab atas Ledakan Fasilitas Listrik yang Bikin Kabul Gelap Gulita

Anton Suhartono
Seorang tentara Taliban berjaga di cek poin di luar Ibu Kota Kabul, Afghanistan (Foto: Reuters)

BEIRUT, iNews.id - Kelompok ISIS-K, afiliasi ISIS di Irak dan Suriah, mengklaim bertanggung jawab atas ledakan fasilitas listrik di Kabul, Afghanistan, pada Kamis lalu. Ledakan itu memutus pasokan listrik yang menyebabkan Ibu Kota Kabul gelap gulita.

Dalam pernyataan di akun Telegram, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (23/10/2021), ISIS-K menyatakan tentara khalifah meledakkan bom pada saluran udara tegangan tinggi di Kabul untuk memutus aliran listrik. Selain ke Kabul, fasilitas itu juga memasok listrik ke beberapa provinsi lain.

Sebagian besar kebutuhan listrik Afghanistan bergantung impor dari negara tetangga Uzbekistan dan Tajikistan. Fasilitas sambungan tegangan tinggi kerap menjadi sasaran kelompok pemberontak untuk menyabotase.

Taliban berjanji memerangi ISIS-K yang memicu serangan balasan. Awal pekan ini, ISIS-K menyatakan bertanggung jawab atas bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober yang menewaskan 60 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Bahlil Ungkap 10.000 Desa Belum Terjangkau Listrik, Ini Tantangannya

5 hari lalu

Bahlil Ungkap Alasan Belum Teken Kesepakatan Jaringan Listrik ASEAN

6 hari lalu

Listrik LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir, Ini Penyebabnya

10 hari lalu

Danantara Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik di Bogor, Nilai Investasi Rp2,8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal