Israel Akan Bentuk Unit Militer-Sipil di Gaza

Anton Suhartono
Israel membantah akan membangun kembali permukiman Yahudi di Gaza, namun merencanakan pembentukan unit militer-sipil di wilayah kantong itu (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel membantah akan membangun kembali permukiman Yahudi di Jalur Gaza, namun di saat yang sama justru mengumumkan pembentukan unit militer-sipil di wilayah tersebut. Langkah ini memicu sorotan karena dinilai bertentangan dengan rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Meski gencatan senjata tahap kedua segera berlaku, Israel menegaskan tidak akan menarik seluruh pasukannya dari Gaza. Sikap tersebut berlawanan dengan 20 poin rencana damai Trump yang mengatur penarikan penuh militer Israel secara bertahap dari wilayah pesisir itu, sebuah kesepakatan yang sebelumnya juga ditandatangani Israel dan Hamas pada Oktober lalu.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara terbuka menyatakan militer Zionis tidak akan pernah meninggalkan Gaza sepenuhnya dengan alasan keamanan.

“Kami berada jauh di dalam Gaza dan kami tidak akan pernah meninggalkan seluruh Gaza. Tidak akan pernah ada hal seperti itu. Kami ada di sana untuk melindungi, untuk mencegah apa yang terjadi pada 7 Oktober 2023,” ujar Katz, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/12/2025).

Selain mempertahankan pasukan, Katz mengungkapkan rencana pembentukan unit militer-sipil bernama Nahal di Gaza. Unit ini disebut akan berperan menggantikan kehadiran warga Israel di wilayah tersebut, pernyataan yang merujuk pada penarikan pemukiman Yahudi dari Gaza pada 2005.

“Kami tidak memercayai siapa pun selain mereka untuk melindungi warga kami,” kata Katz.

Pembentukan unit Nahal menimbulkan tanda tanya karena rencana damai Trump secara tegas melarang pembangunan pemukiman sipil Israel di Gaza. Meski demikian, Katz menekankan bahwa langkah tersebut bukan bagian dari upaya membangun kembali permukiman Yahudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

9 WNI Ditangkap Israel, RI Minta Bantuan Yordania hingga Turki untuk Pembebasan

Internasional
10 jam lalu

87 Aktivis Global Sumud Flotilla Mogok Makan di Penjara Israel, Ini Tuntutannya

Buletin
12 jam lalu

Video Baru Hizbullah: Rudal dan Drone Kamikaze Lumpuhkan Tank Merkava Israel

Internasional
15 jam lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal