GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mencapai kesepakatan dengan Israel untuk membebaskan 620 tahanan yang sempat tertunda pada Sabtu lalu. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan melibatkan negara-negara mediator negosiasi di Kairo, Mesir.
Delegasi Hamas yang dipimpin pejabat senior Khalil Al Hayya membahas perjanjian pertukaran tahanan serta persiapan untuk pembicaraan negosiasi gencatan senjata tahap selanjutnya.
Hayya juga menegaskan kepada Israel perlunya kepatuhan mutlak terhadap semua kesepakatan gencatan senjata.
Solusi telah dicapai yang memastikan bahwa pembebasan tahanan Palestina akan berlangsung bersamaan dengan penyerahan jenazah warga Israel pada hari ini.
Dalam pertukaran tahanan gelombang terakhir pada akhir pekan ini, Israel juga akan membebaskan tahanan perempuan dan anak-anak Palestina.
Seorang pejabat Israel juga mengonfirmasi telah mencapai kesepakatan dengan Hamas untuk membebaskan tahanan yang tertunda.
“Mediasi Mesir telah berhasil. Sebuah kesepakatan dicapai untuk menyelesaikan masalah penundaan pembebasan tahanan Palestina,” kata pejabat Israel kepada stasiun televisi Channel 13.