Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Ini Peringatan Keras Erdogan 

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan memperingatkan pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland tidak akan menguntungkan bagi kawasan (Foto: AP)

MOGADISHU, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan, pengakuan Israel terhadap kemerdekaan Somaliland, wilayah yang memisahkan diri Somialia, tidak menguntungkan siapa pun serta berisiko mengganggu stabilitas kawasan Tanduk Afrika.

“Saya ingin menegaskan kembali pengakuan Israel terhadap Somaliland tidak akan menguntungkan Somaliland maupun Tanduk Afrika,” katanya, dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed pada Selasa, seperti dikutip dari RT.

Erdogan menegaskan perselisihan di Tanduk Afrika harus diselesaikan oleh para pemain di kawasan tanpa mengubahnya menjadi arena perebutan kekuasaan-kekuatan asing.

Dalam pernyataan pada Rabu (18/2/2026), Somaliland mengecam pernyataan Erdogan dengan menyebutnya sebagai bentuk campur tangan yang tidak bisa diterima.

Israel pada Desember 2025 menjadi negara pertama dan satu-satunya yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka. Keputusan itu menuai kritik tajam dari negara-negara Muslim maupun Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Mulai Berlayar 12 April, Greenpeace Ikut

Internasional
13 jam lalu

Membelot! 4 Tentara Israel Ditangkap karena Jadi Mata-Mata Iran

Internasional
14 jam lalu

Trump Sebut Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Keberuntungan, bukan Keunggulan

Internasional
15 jam lalu

Erdogan: Israel Tak Ingin Damai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal