Israel Belum Bisa Tenang Pasca-Perang Lawan Iran, kini Digempur Rudal Yaman

Anton Suhartono
Rudal Israel menggempur Israel (Foto: Anshar Allah via AP)

AMMAN, iNews.id - Israel menyepakati gencatan senjata dengan Iran setelah perang selama 12 hari, namun tidak dengan kelompok Houthi, Yaman. Negara Yahudi itu terus diserang rudal dari Yaman.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan sistem pertahanan udaranya kemungkinan bisa mencegat rudal yang ditembakkan Houthi, Sabtu (28/6/2025).

Akibat serangan itu, sirine peringatan serangan udara meraung di beberapa kota. IDF biasanya memberikan informasi pasti mengenai serangan rudal maupun drone dari Yaman, namun kali ini terkesan agak ragu.

"Upaya pencegatan telah dilakukan," bunyi pernyataan, seraya mengungkap kemungkinan proyektil dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara.

Serangan rudal ini merupakan yang ketiga dilakukan Houthi sejak Israel menyepakai gencatan senjata dengan Iran pada 24 Juni lalu.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) menghentikan perang brutal selama 12 hari yang menewaskan ratusan orang dari kedua pihak dan melukai ribuan lainnya. Israel mengalami kerusakan luar biasa akibat serangan ratusan rudal balistik berkemampuan hipersonik serta ribuan drone Iran. 

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkap, lebih dari 15.500 warganya kehilangan tempat tinggal akibat serangan Iran. Selain itu lebih dari 30.000 warga mengajukan klaim ganti rugi akibat berbagai kerusakan, sebagian besar tempat tinggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
18 jam lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
20 jam lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
21 jam lalu

Presiden Iran: Kepercayaan Kami dengan AS Sudah Hancur Total

Internasional
22 jam lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal