Israel Diserang Tewaskan 12 Orang, Kelompok Hizbullah Lebanon Bantah Terlibat

Anton Suhartono
Kelompok Hizbullah membantah terlibat dalam serangan roket ke Kota Majdal Shams, daerah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel (Foto: EPA-EFE)

Para pejabat Israel termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Israel Katz tetap menuduh keterlibatan kelompok Hizbullah.

“Serangan Hizbullah hari ini melewati semua garis merah, dan akan mendapat pembelasan yang sesuai. Kami sedang mendekati momen perang habis-habisan melawan Hizbullah dan Lebanon,” kata Katz, dalam wawancaranya dengan Axios, dikutip Minggu (28/7/2024).

Hizbullah dan Israel terlibat saling serang di perbatasan sejak perang Gaza. Kelompok yang didukung Iran itu menyerang Israel sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat Gaza yang tengah menghadapi pembantaian oleh militer Zionis.

Netanyahu bahkan mempercepat kunjungannya di Amerika Serikat dan langsung menggelar pertemuan dengan Kabinet Keamanannya begitu tiba.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich yang juga politikus sayap kanan sekutu Netanyahu menyerukan pembalasan termasuk membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.

“Atas kematian anak-anak, Nasrallah harus membayar dengan kepalanya. Seluruh Lebanon harus membayar,” kata Smotrich di X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
12 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
14 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Internasional
3 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal