Israel Ingin Gaza seperti Dubai

Anton Suhartono
Nir Barkat mengatakan Gaza hanya bisa dibangun kembali jika Hamas memilih untuk berdamai dengan negaranya (Foto: AP)

"Dubai mengakui negara Israel. Mereka fokus pada ekonomi bersama. Kami ingin menyaksikan Dubai di wilayah kami, bukan Gaza," ujar Barkat.

Israel, lanjut Barkat, belum membuat keputusan apa pun, apakah akan berkontribusi membangun kembali Gaza atau tidak. Namun pemerintahannya akan mengizinkan negara-negara Arab seperti UEA dan Arab Saudi untuk membantu rekonstruksi, dengan jaminan Gaza yang baru tak mengancam keamanan Israel.

"(Israel) Tentu bersedia mengizinkan Uni Emirat Arab, Saudi, dan negara lain untuk membangun kembali sesuatu yang tidak mengancam Israel," katanya.

Data kantor media Gaza menyabutkan 88 persen infrastruktur dan bangunan di Gaza hancur dan rusak dalam perang yang berlangsung 15 bulan. Dibutuhkan dana setidaknya 38 miliar dolar AS atau sekitar Rp617,3 triliun untuk membangun kembali wilayah berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa itu.

Hamas berkali-kali menegaskan perjuangannya yakni mewujudkan kemerdekaan Palestina, berdiri sebagai negara berdaulat. Namun para Israel, di bawah pemerintahan sayap kanan jauh, menolak tegas berdirinya negara Palestina, termasuk solusi dua negara. Sikap tersebut yang memperumit perdamaian di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

18 jam lalu

Brutal! Menteri Radikal Israel Serukan Militer Bunuh 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

18 jam lalu

Diam-Diam, Utusan Trump Jared Kushner Bertemu Pemimpin Hamas di Mesir

22 jam lalu

Makin Ganas, Doktrin Perang Iran Kini Tak Hanya Bertahan tapi Menyerang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal