Israel Kekurangan Tentara, Yahudi Amerika dan Prancis Jadi Target Rekrutmen

Anton Suhartono
Militer Israel tengah menghadapi krisis serius akibat kekurangan personel di tengah perang berkepanjangan di Gaza (Foto: AP)

Netanyahu Terjepit

Upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk meloloskan undang-undang pengecualian bagi Haredi justru menuai kritik keras. Koalisi dan oposisi sama-sama menentang, sementara masyarakat luas mengecam rencana tersebut sebagai diskriminatif.

Jika Netanyahu tunduk pada tuntutan Haredi, ia terancam kehilangan dukungan dari sayap kanan di parlemen. Namun jika memaksa wajib militer, protes Haredi berpotensi memicu krisis sosial lebih besar.

Tentara Cadangan Kelelahan

Selain persoalan rekrutmen, IDF juga menghadapi masalah serius di lapangan. Perang berbulan-bulan membuat peralatan cadangan terbebani, sementara ribuan prajurit cadangan melaporkan kelelahan mental dan psikologis.

Kondisi ini membuat perekrutan dari diaspora Yahudi semakin mendesak. Israel berharap loyalitas komunitas Yahudi di luar negeri bisa menambal kekurangan pasukan yang tidak bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal