Opsi kedua adalah membuka negosiasi untuk membatasi program rudal dan nuklir Iran tanpa menghancurkan seluruh kemampuan militernya. Namun, sumber-sumber pejabat Israel menyebut Netanyahu dan lingkaran dekatnya lebih memilih opsi militer.
“Mencapai kesepakatan sekarang akan menjadi kemenangan nyata bagi Iran,” kata seorang sumber, seraya memperingatkan bahwa kesepakatan damai bisa memperkuat posisi rezim Iran, termasuk kemungkinan pencabutan sanksi dan bantuan rekonstruksi.
Laporan tersebut juga menyebut, Israel tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran, namun siap memberikan dukungan penuh jika AS memutuskan melancarkan operasi tersebut.
Dengan tenggat waktu yang dikabarkan diberikan kepada Iran hingga 6 April untuk membuka kembali Selat Hormuz, tekanan Israel terhadap AS diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa hari ke depan.