Israel Khawatir AS Berdamai dengan Iran, Desak Lanjutkan Perang

Anton Suhartono
Israel khawatir Amerika Serikat memilih jalur damai dengan Iran sebelum tujuan militer tercapai (Foto: AP)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga secara terbuka mendorong kelanjutan operasi militer. Dia menyebut perang telah melewati setengah jalan dalam mencapai tujuan, meski belum dalam hal waktu. Dia juga mendesak Trump untuk tidak terpengaruh tekanan publik yang menentang perang.

Dalam perhitungan Israel, ada dua opsi utama yang sedang dipertimbangkan AS. Pertama, melanjutkan perang dengan meningkatkan serangan terhadap target strategis Iran, termasuk infrastruktur energi seperti Pulau Kharg dan ladang gas South Pars.

Opsi kedua adalah membuka negosiasi untuk membatasi program rudal dan nuklir Iran tanpa menghancurkan seluruh kemampuan militernya. Namun, sumber-sumber pejabat Israel menyebut Netanyahu dan lingkaran dekatnya lebih memilih opsi militer.

“Mencapai kesepakatan sekarang akan menjadi kemenangan nyata bagi Iran,” kata seorang sumber, seraya memperingatkan bahwa kesepakatan damai bisa memperkuat posisi rezim Iran, termasuk kemungkinan pencabutan sanksi dan bantuan rekonstruksi.

Laporan tersebut juga menyebut, Israel tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran, namun siap memberikan dukungan penuh jika AS memutuskan melancarkan operasi tersebut.

Dengan tenggat waktu yang dikabarkan diberikan kepada Iran hingga 6 April untuk membuka kembali Selat Hormuz, tekanan Israel terhadap AS diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal