Menurut Brodsky, ide untuk menyerahkannya ke Ukraina sudah ada pada Agustus 2024.
Sementara itu para pejabat Rusia berkali-kali mengatakan, pasokan senjata ke Ukraina hanya akan menghambat penyelesaian konflik serta melibatkan negara-negara penyumbang ke dalam pertikaian.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan kargo berisi kiriman senjata untuk Ukraina akan menjadi target yang sah bagi Rusia.