PSementara itu, perusahaan telekomunikasi Palestina Paltel, mengatakan layanan telepon dan internet kembali berfungsi sebagian di seluruh Gaza setelah bahan bakar disuplai untuk menghidupkan kembali generator yang menghidupkan jaringan tersebut.
NetBlocks, kelompok yang melacak gangguan internet, mengonfirmasi bahwa koneksi internet sedang dipulihkan sebagian di Jalur Gaza.
Israel telah sempat melarang sepenuhnya bahan bakar masuk ke Gaza, karena khawatir bahan bakar yang masuk bisa diambil-alih oleh Hamas dan digunakan melawan mereka.