Israel Putuskan Absen Perundingan dengan Hamas, Gencatan Senjata di Gaza Terancam Gagal?

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel membidikkan senapan mereka saat menggelar operasi darat di Jalur Gaza, beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

Selama Operasi Banjir al-Aqsa, Hamas menawan sekitar 240 orang Israel dan menewaskan 1.200 orang di wilayah zionis. Israel lalu menanggapinya dengan melakukan serangan balik ke Jalur Gaza.

Sejak itu, pasukan zionis berulang kali meluncurkan rudal ke Gaza, diikuti dengan serangan darat. Sampai sejauh ini, setidaknya 30.410 warga Gaza telah tewas akibat kebrutalan Israel. 

Pada 24 November, Qatar memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran beberapa tahanan dan tawanan, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Gencatan senjata sempat diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember. Lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan oleh Hamas di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
23 jam lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

24 jam lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

1 hari lalu

Netanyahu Ingin Seret Israel Perang Lawan Turki demi Menangkan Pemilu?

2 hari lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal