Israel Sebut Iran Bisa Punya Senjata Nuklir dalam 5 Tahun

Anton Suhartono
Naftali Bennett (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Israel menyebut Iran hanya butuh waktu 5 tahun untuk mengembangkan senjata nuklir. Pembicaraan yang akan dimulai Senin pekan depan di Wina, Austria, disebut tak akan bisa menghambat Iran.

Negosiasi tidak langsung untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 JCPOA akan digelar antara Iran dan beberapa negara. Tujuannya untuk membuka jalan mengaktifkan kembali JCPOA yang mati suri setelah Amerika Serikat keluar di masa pemerintahan Donald Trump.

Israel sejak lama menentang kesepakatan nuklir tersebut dan mendukung keputusan Trump untuk membawa keluar AS. Pemerintahan Perdana Menteri Naftali Bennett yang berkuasa sejak Juni sebenarnya siap mendukung jika ada poin-poin baru yang lebih ketat, namun dalam pidato terbaru, Selasa (23/11/2021), dia seperti berubah pikiran. 

Bennett menyebut Iran sudah mencapai tahap paling maju dalam program senjata nuklir.

"Bagaimanapun, bahkan jika ada kesepakatan kembali, Israel tentu saja bukan pihak yang terlibat dalam kesepakatan itu dan tidak terkena kewajiban dalam kesepakatan itu," katanya, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

18 jam lalu

Iran dan Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lanjutkan Dialog, Ada Harapan Baru di Timur Tengah

24 jam lalu

Diproyeksikan Raih 19 Kursi Parlemen Israel, Partai Arab Ingin Gulingkan Netanyahu

1 hari lalu

Update Pemilu Israel: Kubu Netanyahu Raih 53 Kursi, Eisenkot 48, Partai Arab 19 Kursi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal