Israel Siksa dan Bunuh Tahanan Secara Keji, Palestina: Kejahatan Perang!

Anton Suhartono
Otoritas Gaza menyerukan penyelidikan internasional agar Israel diseret ke pengadilan internasional setelah muncul bukti penyiksaan dan pembunuhan tahanan (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Otoritas Gaza menyerukan penyelidikan internasional agar Israel diseret ke pengadilan internasional setelah muncul bukti penyiksaan dan pembunuhan brutal terhadap para tahanan Palestina. Sejumlah jenazah tahanan yang dikembalikan ke Gaza ditemukan dalam kondisi hangus, tangan terikat, dan menunjukkan tanda-tanda eksekusi kejam.

Bukti-bukti yang dikumpulkan otoritas Gaza menunjukkan, Israel melanggar Konvensi Jenewa Ke-4 yang menjamin perlindungan bagi tahanan perang dan warga sipil dalam situasi konflik.

“Pembunuhan terhadap tahanan yang tidak bersenjata dan terikat merupakan bentuk kejahatan perang yang jelas,” bunyi laporan Kantor Media Tahanan Palestina, dikutip dari Anadolu, Jumat (17/10/2025).

Oleh karena itu, Palestina menyerukan penyelidikan internasional independen dan mendesak untuk mengungkap para pelaku serta menyeret mereka ke Mahkamah Internasional (ICJ).

“Dunia tidak boleh tinggal diam menghadapi kebrutalan seperti ini. Setiap jenazah adalah bukti hidup atas kejahatan yang direncanakan secara sistematis,” kata Munir Al Bursh, direktur jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/10/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso Unggah Bendera Palestina usai Dikabarkan Mau Nikah di Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal