Israel Siksa dan Bunuh Tahanan Secara Keji, Palestina: Kejahatan Perang!

Anton Suhartono
Otoritas Gaza menyerukan penyelidikan internasional agar Israel diseret ke pengadilan internasional setelah muncul bukti penyiksaan dan pembunuhan tahanan (Foto: AP)

Dia menambahkan, jenazah para tahanan Gaza dikembalikan dalam keadaan terikat, mata ditutup, serta ada tanda-tanda penyiksaan dan luka bakar mengerikan. 

"Ini bukti kekejaman yang dilakukan secara rahasia,” ujarnya.

Menurut Al Bursh, tanda-tanda luka bakar dan kondisi tubuh yang remuk menunjukkan bahwa para tahanan tidak meninggal secara wajar, tetapi dieksekusi dengan tangan terikat.

“Jenazah-jenazah warga Palestina yang tak berdosa ditinggalkan sebagai saksi kebrutalan para algojo,” tuturnya.

Ratusan Jenazah Masih Disimpan Israel

Kementerian Kesehatan mengungkapkan sejak awal gencatan senjata, Israel telah mengembalikan 120 jenazah tahanan Palestina, sementara ratusan lainnya masih disimpan.

Menurut Kampanye Nasional Palestina untuk Pengembalian Jenazah Syuhada, Israel masih menahan 735 jenazah warga Palestina, termasuk 67 anak-anak.

Namun, laporan dari surat kabar Haaretz menyebut jumlah sebenarnya jauh lebih besar. Israel diduga menyimpan hampir 1.500 jenazah warga Palestina di pangkalan militer Sde Teiman, Gurun Negev, banyak di antaranya belum diidentifikasi dan tidak dikuburkan secara layak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

2 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

3 hari lalu

Netanyahu Bilang ke Menantu Trump, Israel Akan Terus Bunuh Warga Gaza

4 hari lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal