Israel Tutup Biro Stasiun Televisi Al Jazeera karena Dituduh Menghasut

Anton Suhartono
Israel akan menutup biro stasiun televisi Al Jazeera di negaranya (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Komunikasi Israel Shloma Karhi akan menutup biro stasiun televisi Al Jazeera di negaranya. Pemerintah Israel menuduh stasiun berita asal Qatar itu menghasut dan pro terhadap kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Selain itu pemerintah Zionis menuduh Al Jazeera mengungkap tentang rencana tentara Israel menyerang Gaza dari darat.

Karhi mengatakan, usulan untuk menutup biro Al Jazeera sudah didalami oleh pejabat keamanan Israel dan sedang diperiksa para ahli hukum. Selanjutnya, dia akan membawa masalah ini ke kabinet pada Senin besok.

“Ini adalah stasiun televisi yang menghasut, stasiun yang memfilmkan pasukan di tempat berkumpul (di luar Gaza)," katanya seraya menyebut Al Jazeera sebagai corong propaganda, dalam wawancara dengan Radio Israel Army.

Sejauh ini belum ada komentar dari Al Jazeera maupun pemerintah Qatar soal penutupan biro tersebut.

Israel tak pandang bulu dalam menyerang Gaza maupun wilayah lain, termasuk menghantam para jurnalis. Sekitar 10 jurnalis dari berbagai media massa tewas dalam serangan udara Israel dalam sepekan terakhir. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Ribuan Orang Demo Tolak Netanyahu Jelang Pemilu: Israel Belum Pernah seperti Ini!

8 jam lalu

Siapkan Serangan Baru ke Iran, Militer AS-Israel Latihan Manuver di Langit Irak

9 jam lalu

Netanyahu Feeling Israel Akan Dijatuhi Sanksi Ekonomi gegara Perang Genosida di Gaza

9 jam lalu

AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Netanyahu: Amerika Sudah Berubah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal