Israel Waspada Setelah 9 Peziarah Holy Land Asal Korsel Terinfeksi Virus Korona

Anton Suhartono
Seorang profesor Israel, melalui layar monitor, memantau penderita virus korona yang diisolasi di rumah sakit (Foto: AFP)

Petugas memerintahkan siapa pun yang menjalin kontak dengan kelompok peziarah tersebut untuk melapor ke kementerian. Mereka juga diminta tetap berada di rumah selama 14 hari sambil menjalani pemantauan kesehatan.

Kementerian Luar Negeri Israel menyerukan pertemuan darurat untuk menilai dampak dari kasus ini.  Bila perlu, pemerintah mengambil langkah-langkah untuk menjelaskan situasi ini kepada masyarakat internasional mengingat Holy Land dikunjungi para peziarah dari banyak negara.

Israel sejauh ini mengonfirmasi satu kasus virus korona. Pada Jumat lalu, seorang perempuan lanjut usia dinyatakan positif terinfeksi setelah pulang dari kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang.

Diamond Princess merupakan cluster penyebaran virus korona terbesar di luar China di mana lebih dari 620 orang positif terinfeksi. Kapal itu dinaiki lebih dari 3.700 penumpang dan kru dari 56 negara.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Palestina juga mengeluarkan instruksi serupa untuk mencgah penyebaran Covid-19. Sejauh ini belum ada kasus korona yang terkonfirmasi di wilayah Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Panglima Perang Israel Gagal Yakinkan AS untuk Serang Iran

Internasional
11 jam lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Nasional
1 hari lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Internasional
2 hari lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal