Italia Akhirnya Keluar dari Program BRI China, Turuti Kemauan AS?

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, sejak tahun lalu telah mengungkapkan niatnya untuk menarik diri dari perjanjian BRI dengan China. (Foto: Reuters)

Lebih dari 100 negara telah menandatangani perjanjian dengan China untuk bekerja sama dalam infrastruktur dan proyek pembangunan BRI sejak diluncurkan pada 2013. Perdana Menteri Italia saat itu, Giuseppe Conte, mengharapkan keuntungan perdagangan ketika dia ikut meneken kesepakatan itu pada 2019. Namun, program itu dinilai lebih menguntungkan perusahaan-perusahaan China, menurut data perdagangan yang ada.

Ekspor Italia ke China berjumlah 16,4 miliar euro pada tahun lalu, naik dari 13 miliar euro pada 2019. Sebaliknya, ekspor China ke Italia meningkat menjadi 57,5 miliar euro dari 31,7 miliar euro pada periode yang sama, menurut data Italia.

Sementara mitra dagang utama Italia di zona Eropa, yaitu Prancis dan Jerman, mengekspor lebih banyak barangnya ke China pada tahun lalu. Padahal, dua negara itu tidak menjadi bagian dari BRI—program Beijing yang terinspirasi oleh sejarah Jalur Sutra yang menghubungkan China dengan Dunia Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Internasional
7 jam lalu

Nah, AS Pastikan Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

Internasional
2 hari lalu

Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas

Internasional
9 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal