Italia Siap jika Perang Dunia III Pecah di Eropa, tapi..

Umaya Khusniah
Menteri Luar Negeri Italia, Luigi Di Maio. (Foto: Reuters)

Di Maio menyatakan, upaya diplomatik terus berlanjut tanpa henti. Dia mengaku bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu pada Jumat pekan lalu di Forum Diplomasi Antalya. 

"Presiden Prancis Emmanuel Macron bekerja atas nama semua negara Eropa kesepakatan perundingan," katanya.

Di Maio mengatakan, Kiev siap untuk perdamaian, tetapi Moskow malah menghindar. 

Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional. Hal ini memicu pembatasan keuangan di Moskow dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia.

Setidaknya 726 warga sipil telah tewas dan 1.174 terluka di Ukraina sejak awal perang, menurut PBB, sementara mencatat bahwa kondisi di lapangan membuat sulit untuk memverifikasi jumlah sebenarnya.

Badan pengungsi PBB mengatakan, lebih dari 3 juta orang juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Emas Diproyeksi Naik ke Rp2,79 Juta per Gram Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal