Janji Putra Mahkota Saudi, Pelaku Pembunuhan Khashoggi Akan Dihukum

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Putra Mahkota Saudi ini mengatakan, banyak orang yang menggunakan pembunuhan itu untuk memecah hubungan Turki dan Saudi. Namun dia menegaskan kasus pembunuhan Khashoggi tak akan memecah hubungan kedua negara.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Khasoggi, pengkritik rezim Saudi, merupakan korban "pembunuhan politik" yang direncanakan dengan hati-hati oleh perwira intelijen Saudi dan pejabat lainnya.

Pihak Saudi berusaha menggambarkan forum tetap berjalan seperti biasa, namun Menteri Energi KHalid Al Falih mengakui bahwa terjadi "krisis" terkait pembunuhan Khasoggi.

Putra mahkota Saudi dan ayahnya, Raja Salman, bertemu dengan anggota keluarga Khasoggi Selasa (23/10).

Saat ini, Mohammed bin Salman (33) dianggap sebagai penguasa de fakto negara eksportir minyak terbesar dunia ini. Dia banyak dipuji karena melakukan reformasi namun juga menghadapi kritikan berat karena penanganan terkait Yaman dan Qatar.

Sejumlah pihak banyak menyerukan dia mundur menyusul kasus Khasoggi. Pejabat Truki menuduhnya terlibat dalam pembunuhan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah

Internasional
15 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Internasional
15 hari lalu

Tegas! Pangeran MBS Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Saudi Serang Iran

Internasional
22 hari lalu

Pangeran Saudi MBS Telepon Langsung Trump, Minta Batalkan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal