Jelang Pelantikan, Joe Biden Belum Dapat Akses Penuh soal Informasi Keamanan Nasional AS

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: AFP)

"Tim saya butuh gambaran jelas tentang postur pasukan kami di seluruh dunia serta operasi untuk mencegah musuh. Kami membutuhkan pandangan penuh terhadap perencanaan anggaran yang sedang berjalan di Departemen Pertahanan dan badan-badan lain untuk menghindari kebingungan atau mengejar ketinggalan yang mungkin coba dieksploitasi oleh musuh kita," ujar Biden.

Biden mengaku akan mewarisi berbagai kebijakan luar negeri dan tantangan keamanan nasional yang berat, seperti konflik dengan China, Iran, dan Korea Utara, serta pandemi virus corona yang berkecamuk di seluruh dunia.

Tugas terberatnya adalah membangun kembali aliansi AS yang dirusak selama 4 tahun pemetintahan Trump yang mengedepankan agenda 'America First'.

"Kenyataannya banyak badan keamanan yang penting mengalami kerusakan sangat besar. Banyak dari mereka telah dibobol, dalam hal personel, kapasitas, dan moral. Ada proses kebijakan yang telah berhenti berkembang atau dikesampingkan sehingga menyebabkan aliansi kita putus asa," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Iran Sindir Trump Ajak Negara Lain Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz: Dia Minta Bantuan!

Internasional
13 jam lalu

Trump Takut-takuti Iran: Banyak Negara Akan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Internasional
3 hari lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
3 hari lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal